Apa sih ADIWIYATA???
Temen temen , ada yang tau gak “Apa Program Adiwiyata itu ??”
Program Adiwiyata menurut buku yang saya baca adalah salah satu program
Kementrian Negara Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya
pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan
hidup. Dalam program ini diharapkan setiap warga sekolah ikut terlibat dalam
kegiatan sekolah menuju lingkungan yang sehat serta menghindari dampak
lingkingan yang negatif.
Nah, Disini saya akan mempublikasikan tentang Adiwiyata yang ada disekolah
saya SMA Negeri 2 metro , dengan harapan
dapat mengajak warga sekolah juga temen temen semua untuk semakin peduli
dan berpartisipasi dalam memberdayakan sampah di yang ada di lingkungan sekolah
maupun luar sekolah .
O iya , Kata ADIWIYATA ini berasal dari 2 kata Sansekerta loh , “ADI”
dan “WIYATA”. “ADI” mempunyai ,makna : besar, agung, baik, ideal
atau sempurna. Sedangkan WIYATA mempunyai makna : tempat dimana
seseorang mendapat ilmu pengetahuan, norma dan etika dalam berkehidupan sosial.
Jadi, ADIWIYATA itu mempunyai pengertian atau makna : Tempat yang baik dan
ideal dimana dapat diperoleh segala ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta
etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup
kita dan menuju kepada cita-cita pembangunan berkelanjutan
Cus , ayuk kita belajar lebih formal tentang Adiwiyata !
Pengertian dan Tujuan
Pedoman Pelaksanaan Program Adiwiyata adalah Peraturan Menteri Negara
Lingkungan Hidup Nomor 02 tahun 2009
1. Pengertian Adiwiyata
Tempat yang baik dan ideal di mana dapat diperoleh segala ilmu pengetahuan dan
berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya
kesejahteraan hidup dan menuju kepada cita-cita pembangunan berkelanjutan
2. Tujuan Adiwiyata
Tujuan Umum
Membentuk sekolah peduli dan berbudaya lingkungan yang mampu
berpartisipasi dan melaksanakan upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan
berkelanjutan bagi kepentingan generasi sekarang maupun yang akan datang
Tujuan Khusus
Mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya
perlindungan dan pengelolaan lingkungan melalui tata kelola sekolah yang baik
untuk untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
Konsep 5 R dalam Lingkungan
Cara Menerapkan
Konsep 5 R sendiri berasal dari 5 kata dalam bahasa
Inggris yaitu Reduce (Mengurangi), Reuse (Menggunakan kembali), Recycle
(Mendaur Ulang), Replace (Menggunakan kembali) dan Replant (Menanam Kembali).
Berikut ini
dijelaskan tentang konsep 5 R:
1. Recycle
Recycle atau mendaul ulang adalah kegiatan mengolah kembali atau
mendaur ulang. Pada perinsipnya, kegitan ini memanfaatkan barang bekas dengan
cara mengolah materinya untuk dapat digunakan lebih lanjut. Contohnya adalah
memanfaatkan dan mengolah sampah organik untuk dijadikan pupuk kompos.
2. Reuse
Reuse atau penggunaan kembali adalah kegiatan menggunakan kembali
material atau bahan yang masih layak pakai. Sebagai contoh, kantong plastik
atau kantng kertas yang umumnya didapa dari hasil kita berbelanja, sebaiknya
tidak dibuang tetapi dikumpulkan untuk digunakan kembali saat dibutuhkan.
Contoh lain ialah menggunakan baterai isi ulang.
3. Reduce
Reduce atau Pengurangan adalah kegiatan mengurangi pemakaian atau
pola perilaku yang dapat mengurangi produksi sampah serta tidak melakukan pola
konsumsi yang berlebihan. Contoh menggunakan alat-alat makan atau dapur yang
tahan lama dan berkualitas sehingga memperpanjang masa pakai produk atau
mengisi ulang atau refill produk yang dipakai seperti aqua galon, tinta printer
serta bahan rumah tangga seperti deterjen, sabun, minyak goreng dan lainnya.
Hal ini dilakukan untuk mengurangi potensi bertumpuknay sampah wadah produk di
rumah Anda.
4. Replace
Replace atau Penggantian adalah kegiatan untuk mengganti pemakaian
suatu barang atau memakai barang alernatif yang sifatnya lebih ramah lingkungan
dan dapat digunakan kembali. Upaya ini dinilai dapat mengubah kebiasaan
seseorang yang mempercepat produksi sampah. Contohnya mengubah menggunakan
kontong plastik atau kertas belanjaan dengan membawa tas belanja sendiri yang
terbuat dari kain.
5. Replant
Replant atau penamanan kembali adalah kegiatan melakukan penanaman
kembali. Contohna melakukan kegiatan kreatif seperti membuat pupuk kompos dan
berkebun di pekarangan rumah. Dengan menanam beberapa pohon, lingkungan
akanmenjadi indah dan asri, membantu pengauran suhu pada tingkat lingkungan
mikro (atau sekitar rumah anda sendiri), dan mengurnagi kontribusi atas
pemanasan global.
Dengan menerapkan konsep 5 R yang telah dibahas, kita dapat ikut
serta dalam melestarikan dan memelihara lingkungan agar tidak rusak atau
tercemar.
Beberapa tips pemberdayaan lingkungan :
1. Teknik Pembuatan Kompos
Berikut ini cara pembuatan pupuk yang ramah lingkungan yaitu pupuk kompos
yang berasal dari sampah tanam-tanaman.dan sampah rumah tangga Karena
sampah tanam-tanaman dan sampah rumah tangga kalau di biarkan akan menimbulkan
penyakit, maka sampah tersebut akan di jadikan Pupuk Kompos yang tadinya sampah
sekarangf jadi pupuk. Seperti yang sudah diajarkan disekolah saya
, saya akan sedikit mengekspos tentang pemberdayaan sampah atau yang
kami namai Bank sampah . Berikut salah satu cara pemberdayaan sampah :
Caranya :
1.
Kumpulkan sampah 500 kg yang organik dan nonorganik sampah
2.
Sampah sampah ini di potong kecil-kecil baik secara manual maupun memakai
mesin pencacah sampah ,
3. Sampah
yang terpotong kecil dicampur dedak 1 kg hingga rata ,
4. Setelah itu masukkan 20 mm EM
4 yang merupakan bakteri Fermentasi dan di campur dengan 20 mm Molase dan air
tanah, air tanah mutlak diperlukan karena mempertahan kan mikroba yang
diperlukan untuk kesuburan tanaman, campuran bahan kimia tersebut dipercikkan
kedalam sampah yang bercampur dedak, kelembaban sampah harus dijaga hingga
mencapai 40 % kandungan air.
5. Setelah selesai sampah di masukkan kedalam
tong/karung selama 5 hari dengan kondisi suhu sampah 500° C setelah dua hari
kemudian sudah terjadi Fermentasi dan pupuk kompos telah siap di gunakan .
Sampah harus terlindung dari hujan dan sengatan matahari jika di taruh dalam
ketinggian maksimal 40 cm maka sampah akan berubah jadi pupuk Kompos
1. Kompos siap untuk dipakai
2.Green House
Selain membuat pupuk kompos
, temen temen juga bisa menerapkan adanya green house di lingkungan kalian .
Fungsinya sendiri untuk mengahasilkan lingkungan yang sejuk , asri juga
mengurangi dampak global warming sekitar lingkungan .
Ini gambar green house SMA
Negeri 2 Metro yang saya ambil dari beberapa posisi :
3.Hemat Energy
Ayo budayakan hemat ! .
Bukan irit ya temen temen . Berhemat kali ini yaitu hemat untuk lingkungan .
Seperti hemat air , hemat listrik juga hemat sumberdaya . Misal : dengan menggunakan
air seperlunya saja , tidak menyalakan lampu listrik disiang hari .
4.Cinta lingkungan
Cinta lingkungan bisa dilakukan dengan menjaga , menanam juga merawat
lingkungan . Misal ; menyirami tumbuhan yang tlah ditanam , membuang sampah
pada tempatnya , dan lain sebagainya .
Berikut gambar seorang siswi yang tengah merawat tumbuhan lingkungan
sekolah :
Go Green !!






















